4 Hal yang perlu anda ketahui sebelum mendaftar di Sekolah Kedinasan

 on Sabtu, 20 Agustus 2016  

4 Hal yang perlu anda ketahui sebelum mendaftar di Sekolah Kedinasan
Sekolah kedinasan atau yang lebih umum disebut dengan PTK (Perguruan Tinggi Kedinasan) merupakan sebuah instansi atau jenjang pendidikan yang berada dibawah kementerian maupun non-kementerian di Indonesia.
Pada umumnya, PTK merupakan perguruan tinggi yang menganut sistem pendidikan semi militer, maksudnya ialah sistem pendidikan yang ada pada instansi ini akan ada unsur militernya jadi anda tak perlu heran jika nantinya anda akan merasakan pelatihan-pelatihan yang mirip dengan latihan yang ada pada dunia kemiliteran.
Setiap tahunnya PTK selalu membuka pendaftaran bagi setiap mahasiswa baru yang ingin mendaftar.
Banyak sekali jenis PTK yang ada di Indonesia ini, sebut saja contohnya STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), IPDN, dan STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistika). Umumnya, bagi lulusan dari PTK ini akan langsung ditempatkan kerja atau biasanya langsung diangkat sebagai PNS saat sudah lulus. Namun, perlu anda ketahui, tak selalu lulusan PTK langsung diangkat menjadi PNS, bisa saja karena ada kebijakan tertentu, anda tidak langsung menjadi PNS.

Nah berikut ini adalah beberapa hal yang perlu anda ketahui dan pertimbangkan sebelum mendaftar di PTK :
1. Perguruan Tinggi Kedinasan diselenggarakan oleh Kementerian / Lembaga Non Departemen
Perguruan Tinggi Negeri diselenggarakan dibawah Kementerian Pendidikan,sedangkan  PTK ( Perguruan Tinggi Kedinasan ) dibawah Kementerian dan Lembaga Non-Kementrian di Indonesia, namun untuk kurikulum pendidikan , dasarnya tetap mengacu pada ketentuan Kementerian Pendidikan. Nama - nama PTK mencerminkan haluan PTK tersebut, awalannya biasanya pake nama Sekolah Tinggi atau Akademi, misalnya seperti Sekolah Tinggi Akuntansi Negara ( STAN ) yang haluannya ke Kementerian Keuangan. 

2. Sistem Pendidikan Perguruan Tinggi Kedinasan ( biasanya ) berbasis semi - militer
Perguruan Tinggi Kedinasan beberapa tahun terakhir dipandang miring oleh sebagian orang karena banyaknya kasus yang dikarenakan penerapan sistem semi-militer dalam pendidikannya.Untuk apa sebenarnya PTK menerapkan sistem semi-militer ? Perlu digaris bawahi, semi-militer. Bukan militer penuh. Artinya, hanya pada beberapa aspek tertentu saja , pendidikan gaya militer ini diambil. Tidak seluruhnya. Tujuannya  ? Mungkin anda pernah melihat bagaimana sikap, mental, dan perilaku seorang prajurit TNI yang baik ? Atau , minimal seorang taruna Akademi Militer? Mereka berjiwa tangguh, tanggon, trengginas, respek terhadap lingkungan, tahan terhadap penderitaan, pantang menyerah, cakap, dan yang paling penting : Disiplin. Nah aspek inilah yang diperlukan di dalam PTK guna mempersiapkan lulusannya untuk bekerja di Kementerian masing - masing. Diharapkan ketika mereka bekerja nantinya, dapat memberikan yang terbaik untuk kementeriannya masing - masing. Tidak selamanya semi militer berkonotasi negatif. Mengenai banyaknya kasus yang terjadi di Perguruan Tinggi Kedinasan, saya tidak dapat berkomentar apa - apa mengenai hal ini. Anda dapat menilai sendiri apakah semi militer yang menyebabkan hal tersebut, atau hanya beberapa pihak tertentu yang menyebabkan terjadinya hal tersebut. 

4 Hal yang perlu anda ketahui sebelum mendaftar di Sekolah Kedinasan
datasekolahkedinasan.blogspot.com
3. (Sebagian Besar) Perguruan Tinggi Kedinasan Gratis , dan Langsung Bekerja
Saat saya tanya, mengapa teman - teman  saya mau masuk PTK, salah satu tujuannya adalah : Gratis . Ya,  Karena penyelenggara pendidikannya adalah Kementerian masing - masing, jadi mereka cenderung membiayai seluruh pendidikan, karena nantinya lulusan PTK cenderung akan langsung bekerja di kementerian dan lembaga masing - masing. Kebutuhan hidup seperti Asrama, makan, kuliah, dan lain - lain sudah disediakan. Bahkan beberapa PTK memberikan Tunjangan Ikatan Dinas ( TID ). Istilahnya, uang saku begitu . Pengecualian seperti STAN yang biaya sendiri, dan rumornya sekarang sudah tidak ikatan dinas lagi, dan STIS ( Sekolah Tinggi Ilmu Statistik ) yang memberikan TID namun tidak menyediakan asrama. Namun memang tidak semua lulusannya dijamin untuk langsung bekerja. Namun karena sudah menerima pendidikan yang spesifik, lulusan dari Perguruan Tinggi Kedinasan akan mudah untuk beradaptasi dan bekerja pada nantinya Bagi yang mau membantu orangtua meringankan beban biaya, PTK adalah pilihan yang baik. 

4. Mata Kuliah di Perguruan Tinggi Kedinasan bersifat Spesifik
Adakah Perguruan Tinggi lain yang mempelajari kriptografi (persandian) sedalam Sekolah Tinggi Sandi Negara ? Adakah Perguruan Tinggi lain yang mempelajari statistik sedalam Sekolah Tinggi Ilmu Statistik ? Adakah Perguruan Tinggi lain yang mempelajari ilmu transportasi sedalam Sekolah Tinggi Transportasi Darat, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, dan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia ? Inilah salah satu keunggulan Perguruan Tinggi Kedinasan : Mempelajari mata kuliah yang begitu spesifik hingga saya bisa sebut merekalah Spesialis dari masing - masing bidang. Makanya, lulusan PTK ini benar - benar ahli di bidangnya masing - masing dan tiap Kementerian/Lembaga begitu mempercayakan pekerjaan kepada Lulusan PTK. Itulah, sedikit dari pengetahuan saya mengenai Perguruan Tinggi Kedinasan, dan perlu dicatat bahwa tidak semua perguruan tinggi kedinasan seperti yang saya paparkan diatas. Sebagai informasi, dalam waktu dekat ini, sekitar bulan Maret-April akan diadakan Expo Perguruan Tinggi Kedinasan di STT Tekstil, Bandung, untuk mengetahui lebih jauh tentang masing - masing perguruan tinggi kedinasan.

sumber : Kompasiana.com

4 Hal yang perlu anda ketahui sebelum mendaftar di Sekolah Kedinasan 4.5 5 Abdul Lathif Sabtu, 20 Agustus 2016 4 Hal yang perlu anda ketahui sebelum mendaftar di Sekolah Kedinasan. Sekolah Dinas, IPDN, STAN, STIS, semi militer 4 Hal yang perlu anda ketahui sebelum mendaftar di Sekolah Kedinasan Sekolah kedinasan atau yang lebih umum disebut dengan PTK (Perguruan...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tanpa verifikasi kata dan mendukung komentar Anonymous

Diberdayakan oleh Blogger.
J-Theme